People come and go ....!!!
Seperti yang aku rasakan akhir akhir ini, terlebih ketika suami tercinta diambil kembali oleh Allah SWT bulan Agustus 2021 lalu
Sedih pasti, tapi ini contoh nyata bahwa orang di sekitar kita bahkan yang sangat dekat sekalipun dengan kita, contohnya suami kita sendiri bisa kapan saja pergi meninggalkan kita di dunia ini. tenang kali ini bukan kesedihan yang akan aku bagikan tapi tentang orang-orang di sekeliling kita, yang kapan saja bisa datang dan pergi …
Setelah kehilangan suami, banyak sekali suport yang aku dapatkan, dari keluarga sudah pasti jelas tak usah diragukan lagi, mulai dari keluarga ku sendiri maupun keluarga suami.. yang selalu ada dan mendampingiku dalam kehidupan sehari-hari ku dan Malik (anak kami).
Sahabat dan teman-teman juga semakin dekat, semakin lebih sering berkomunikasi, memberi semangat melalui wa maupun media sosial, teman dari suami pun ada yang menghubungi dan akhirnya jadi seperti saudara.
Banyak sekali orang baru yang datang di kehidupan ku setelah suami meninggal, karena selain itu aku juga mengambil alih semua pekerjaan suami yang sebelum nya belum pernah aku pegang, hingga akhirnya pun aku bertemu dengan orang orang baru, menjalin komunikasi sekalipun hanya mengenai pekerjaan. Alhamdulillah semua yang terjadi aku syukuri dan aku jalani dengan senang hati, meski tetap ada rasa kerinduan mendalam pada alm. Suamiku. 🙂
Kali ini aku mau menceritakan seseorang, orang baru yang datang dalam kehidupanku, orang ini spesial karena sekarang sudah kuanggap seperti kakakku sendiri … tapi entah apakah dia mengganggapku sebagai adik??? Hahhahaaa…
“Mbak Ima” atau ”Manda” begitu aku memanggilnya… kalau nama Lengkapnya Primastuti Indah Suryani. Mbak Ima ini adalah seorang blogger, youtuber, trainer, selebgram dan masih banyak lagi segudang aktivitasnya. Singkat cerita kami berteman melalui media sosial yaitu instagram, dengan belasan ribu pengikut dan aku salah satunya. Kenapa follow mbak Ima? Karena saat itu aku lihat di sebuah postingan, dan akan mengadakan live instagram tentang “anak anak spesial”, akupun tertarik untuk join live tersebut, hingga akhirnya aku follow mbak ima karena beliau adalah salah satu orang yang bisa memberi motivasi dan memberikan manfaat untuk orang lain melalui kegiatan-kegiatannya ditambah dengan pembawaanya yang ceria sehingga memberikan energi positif bagi orang lain yang melihatnya maupun yang mendengarkannya. Setelah sekian lama menjadi pengikutnya tiba-tiba aku di followback oleh mbak Ima. Senang pastinya hingga aku memberanikan diri untuk menyapanya sebagai fans di media soasial, hahahah…
Beberapa bulan setelah itu, kami pun bertemu. Seperti yang mbak Ima sering bilang ke aku “Semesta mempertemukan kita dengan cara yang ajaib!!” tentulah Allah yang menggerakkan hati kami hingga pertemuan pertemanan ini terjadi. Ketika pertama kali bertemu, kami saling bercerita, ngobrol ngalor ngidul, mulai dari yang bisa bikin ketawa sampai yang bikin nangis! Ya.. baru pertama ketemu tapi sudah sedalem itu rasanya…
Hingga saat ini kami masih saling bersilaturahmi, saling menyemangti dan memotivasi untuk menjadi lebih baik. Mbak Ima jugalah yang “memaksaku” untuk bikin blog ini. Terimakasih ya mbak sudah datang dalam kehidupanku juga Malik. Tetaplah menjadi mentorku dalam hal apapun, walau adekmu ini masih suka ngeyelan
Tulisan ini aku persembahkan buat dirimu, yang sedang memasuki usia baru, usia yang bisa dibilang sudah “matang” dalam menghadapi apapun. Aku yakin mbak Ima pun begitu..
Love you…
Ya… seperti itulah kehidupan ini, orang akan datang dan pergi di kehidupan kita, yang pergi kita selalu doakan, yang sudah ada kita jaga dan yang baru datang pun kita pererat silaturahminya.
Komentar
Posting Komentar